(via TumbleOn)
Xox
Always ♥ this
(Source: cheyennekaris, via tiktikketik)
Tahukah anda siapa the Beatles?? Band asal Inggris ini adalah band fenomenal yang spektakuler dan sukses yang merajai hampir seluruh musik dunia di era 60-an. Tidak hanya itu, band yang beranggota John Lennon, Ringo Star, Paul McCartney dan Goerge Harrison ini kabarnya band satu satunya yang masuk majalah “TIMES” sebagai band paling berpengaruh di dunia.
Namun, di setiap kesuksesan sebuah band pastilah ada sebuah cacat yang juga menyertainya. Banyak sudah isu isu kontroversial yang telah ditebar oleh “the Beatles”, mulai dari isu kematian gitarisnya Paul McCartney, isu satanisme dan lain-lainya yang membuat band ini terkesan menyimpan sejuta misteri.
1. Sekilas Sejarah the Beatles
Kita mulai dari sejarah the Beatles yang saya dapat dari situs wikipedia indonesia, Dibentuk di Liverpool tahun 1959 dengan formasi awal John Lennon (Vokal, Gitar), Paul Mc Cartney (Vokal, Gitar), George Harrison (Vokal, Gitar), Stuart Sutcliffe (Bass) dan Pete Best (Drum). Namun tak lama kemudian Stuart Sutcliffe mengundurkan diri (hijrah ke Jerman dan menikahi Astrid Kircherr dan meninggal disana tahun 1962 akibat pendarahan di otak). Lalu pada tahun 1962 Pete Best hengkang dari The Beatles, dan posisinya digantikan oleh Richard Starkey alias Ringo Starr.

Rakyat Amerika masih mengingat jelas kisah asmaranya dengan salah satu staf Gedung Putih, Monica Lewinsky. Meski mulanya menyangkal, Bill akhirnya mengaku berselingkuh dengan Lewinsky yang ketika itu berusia 21 tahun.
Bill sudah gemar berselingkuh sejak masih menjabat sebagai gubernur negara bagian Arkansas. Beberapa perempuan lain yang pernah terlibat cinta terlarang dengannya antara lain seorang pegawai bernama Gennifer Flowers, Sarah Perdue yang mengaku selingkuhan Bill saat menjadi gubernur, hingga staf pemerintah Paula Jones. [mdr]
Kematian Putri Diana dan kekasihnya, Dodi Al Fayed di terowongan Paris pada Agustus 1997 merupakan sebuah konspirasi besar. Benarkah?
Saya tak percaya ada yang ingin Putri Diana tewas. Menurut saya, ada sebuah rencana sabotase hubungannya dengan Dodi. Juga rencana mendiamkan kritik Diana kepada pemerintah Inggris atas penjualan senjata asing, papar pengacara terkemuka Inggris, Michael Mansfield, seperti dilansir Main Online, jumar (12/3).
Mansfield mengatakan, Diana tewas karena ada beberapa pihak yang ingin menghentikan sejumlah aktivitasn sang putri. Namun, bukan kematian ibunda Pangeran Willian dan Pangeran Harry yang mereka inginkan. Siapapun pelakunya, Mansfield yakin hanya ingin menakuti.


Hampir setahun disekap seperti binatang, Moazzam Begg dikeluarkan dari Guantanamo. Warga Inggris itu ditangkap di Afghanistan saat melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan untuk membantu bangsa yang terus-terusan berusaha dijajah orang itu. Tanpa proses hukum apa-apa ia disekap dan dibawa ke penjara itu selama hampir 2 tahun ini.
“Sampai hari ini, saya masih belum tahu, kejahatan apa yang saya lakukan. Saya mulai kalah melawan depresi dan keputusasaan,” katanya sesudah bebas. Menurut pengacaranya, Clive Stafford Smith, akhirnya kliennya memang “mengaku” terlibat rencana-rencana Al-Qaidah untuk ikut menyiapkan pesawat yang akan diledakkan, dan menyebarkan virus Anthrax di gedung parlemen Inggris. Namun, Smith yang membela semua warga Inggris di Guantanamo, menegaskan pengakuan itu terpaksa dilakukan.
“Jika Anda disekap sendirian selama berbulan-bulan, Anda akan melakukan apa saja agar bisa keluar,” katanya. “Bagian dari ‘Dunia Ajaib Alice’ ini, jika Anda ingin segera dibawa keluar untuk diadili, dan didampingi pengacara, maka Anda harus mengaku bersalah dulu.”
Moazzam termasuk enam orang pertama yang dikeluarkan dari Guantanamo, dan mendapat kepastian akan diadili. Kepastian untuk diadili adalah sejenis harta karun termahal di Guantanamo. “Kami pernah diberi tahu, semua yang masuk ke sana akan mendekam selama 150 tahun,” kata Suleiman Shah, 30 tahun, bekas pejuang Thaliban dari Kandahar yang sempat merasakan Guantanamo selama 14 bulan. Mungkin saja ungkapan itu merupakan intimidasi dari interogator, tapi efektif.
“Saya pernah mencoba bunuh diri,” ujar Shah Muhammad, 20 tahun. Pemuda Pakistan ini ditangkap di utara Afghanistan Nopember 2001, lalu diserahkan kepada serdadu Amerika dan diterbangkan ke Guantanamo January 2002. “Empat kali saya mencoba bunuh diri, karena jijik dengan hidup saya.”
“Bunuh diri bertentangan dengan Islam,” tambahnya, “tapi hidup di sana sangat sengsara. Banyak yang melakukannya. Mereka memperlakukan saya sebagai penjahat, padahal saya tidak bersalah. ” Shah Muhammad sudah dilepas dan dikembalikan ke Afghanistan. Tentu saja ia akan terus di bawah pengawasan intelijen.
Dalam waktu 18 bulan sejak kamp tahanan itu dioperasikan Januari 2002, sudah terjadi lebih dari 28 kali usaha bunuh diri, tidak satupun berhasil, tapi satu orang diantaranya kini masih koma dengan jaringan otak yang rusak.
Pangkalan militer di Teluk Guantanamo itu luasnya 117 km per segi. Di dalamnya ada “Penjara Delta” atau biasa juga disebut “Kamp Sinar-X” yang merupakan instalasi militer AS di kepulauan yang menyatu dengan Kuba itu. Meskipun sepenuhnya dikendalikan AS, tanah di ujung timur Kuba itu sendiri sebenarnya bukan milik resmi AS. Sejak tahun 1903, kedua negara “bersepakat” memberikan AS otoritas penuh untuk mangkal di situ dengan membayar 2.000 keping emas setiap tahunnya, kini setara US$ 4.085, tak peduli inflasi tak peduli rezim berganti, sampai kiamat harganya tetap segitu.
Jumlah seluruh tahanan yang ada di dalam “Kamp Sinar-X” hingga kini 660 orang berasal dari 44 negara, semua terkait dengan tuduhan sebagai bagian dari terorisme internasional. Sebagian besar adalah pejuang Thaliban yang ditangkap di Afghanistan berasal dari berbagai bangsa, terutama Pakistan dan Afghan.
Chernobil terletak di daratan Eropa (Ukraina utara) tepatnya di Oblast Kiev dekat dengan perbatasan Belarusia. Sebelum tanggal 26 April 1986 Chernobil (Pripyat) berpopulasi 50 ribu jiwa, kota ini adalah tempat tinggal para pekerja PLTN Chernobil beserta keluarganya.

Dari sekian banyak informasi yang ada tentang kematian Hitler, tidak ada satupun yang dapat menyebutkan secara pasti apa penyebab kematian sang diktator Nazi ini.
Di manakah sebenarnya akhir dari petualangan Hitler itu? Benarkah Hitler bersama istrinya Eva Braun bunuh diri setelah minum racun sianida?
Lantas bagaimanakah hasil otopsi pihak Amerika ketika tengkorak Hitler dipamerkan pada tahun 2000 lalu, yang ternyata adalah tengkorak wanita? Dimanakah sebenarnya keberadaan Hitler setelah jatuhnya Berlin di tangan sekutu?
Beberapa Versi Tentang Kematiannya
Versi yang paling populer menyebutkan bahwa Hitler tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dan minum racun sianida pada 30 April 1945, saat Jerman diduduki oleh Uni Soviet.
Meski sejumlah ahli sejarah ragu Hitler menembak dirinya, dan menduga hal itu hanyalah propaganda Nazi untuk menjadikan Hitler sebagai pahlawan.
Read more

apa kalian semua pernah mendengar tentang lagu gloomy sunday yang di ciptakan oleh lazzlo javor,
tentu waktu yang sangat lama sejak dia menciptakan lagu yang menyebabkan banyak korban ini di ciptakan pada tahun 1935n sudah cukup lama dong,
dan ini adalah cerita yang saya kutip dari tautan facebook teman saya:
di tahun 1935, Lazzlo Javor menulis sebuah lagu yang berjudul Gloomy Sunday. Lagu tersebut kemudian dijadikan irama musik oleh Rezsoe Seres dan rekaman lagu itu langsung meledak. Lagu itu dikarang Lazzlo untuk kekasihnya. Tetapi, kejadian buruk yang tidak diperkirakan terjadi, kekasih Lazzlo Javor mencabut nyawanya tidak lama setelah peluncuran lagu tersebut. Dan di surat berisi niat bunuh diri itu berbunyi, Gloomy Sunday.
AMERIKA dan banyak negara di seluruh dunia sejak lama menuding al-Qaida sebagai penyebab insiden 11 September 2001. Mendiang pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden, bahkan mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.
Tetapi, selama dasawarsa terakhir ini, sebagian orang memperdebatkan penjelasan itu. Nyatanya, jika kita ketik 9-11 di mesin pencari internet, salah satu dari lima pilihan utama yang muncul adalah ”persekongkolan 9-11”. Sebagian teori persekongkolan yang lebih ganjil bahkan menuduh Amerika menyerang diri sendiri, atau berspekulasi bahwa Israel melancarkan serangan dalam upaya mendiskreditkan Muslim.
Read more